Prompt adalah instruksi yang kamu berikan kepada AI. Semakin jelas prompt-nya, semakin baik hasilnya. Kabar baiknya, menulis prompt yang efektif bisa dipelajari dengan rumus sederhana.
Rumus PTKF
- Peran — minta AI berperan sebagai siapa. Contoh: “Bertindaklah sebagai guru bahasa Inggris.”
- Tugas — apa yang harus dilakukan. Contoh: “Koreksi paragraf berikut.”
- Konteks — informasi latar. Contoh: “Saya pemula dan sedang belajar untuk wawancara kerja.”
- Format — bentuk jawaban. Contoh: “Tampilkan dalam tabel: kesalahan, perbaikan, alasan.”
Contoh sebelum dan sesudah
Sebelum
Prompt: Buatkan caption.
Sesudah
Prompt: Kamu adalah copywriter media sosial. Buat 3 pilihan caption Instagram untuk toko kue rumahan yang meluncurkan brownies rasa pandan. Target pembaca: mahasiswa. Gaya santai, maksimal 30 kata, sertakan 1 ajakan bertindak.
Tips tambahan
- Berikan contoh gaya yang kamu sukai.
- Pecah tugas besar menjadi beberapa langkah.
- Minta AI bertanya balik: “Sebelum menjawab, tanyakan informasi yang kamu butuhkan.”
- Iterasi: perbaiki prompt berdasarkan hasil yang didapat.
Latihan singkat
Ambil satu tugas yang sering kamu lakukan, tulis ulang prompt-nya dengan rumus PTKF, lalu bandingkan hasilnya. Butuh inspirasi? Lihat contoh prompt ChatGPT untuk pemula dan hindari kesalahan umum saat membuat prompt.
